Bagi banyak orang tua, melepas anak mereka ke pesantren adalah keputusan besar yang memerlukan pertimbangan emosional. Mereka sering merasa rindu dan ingin memastikan anak-anak mereka nyaman, sehat, serta menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan baru. Namun, ada satu hal penting yang perlu diingat: terlalu sering mengunjungi dan berkomunikasi dengan anak di pesantren bisa memiliki dampak negatif.
Banda Aceh - Prestasi membanggakan kembali hadir di lingkungan SMA Plus Al Athiyah Banda Aceh. Ananda Fitrah Hafizh, siswa kelas XI, putra dari Bapak Rahmatullah dan Almarhumah Ibu Safrita, berhasil menyelesaikan tarsikh 5 juz di hadapan para tokoh pendidikan dan keluarga besar Dayah Al Athiyah. Kegiatan ini berlangsung pada hari Ahad, 22 September 2024, di hadapan Ustadz Dr. Raihan Iskandar, Lc., MM (Mudir Dayah Al Athiyah), Ustadz Dr. Salman Syarifuddin, MA (Kabag Tahfizh), dan Ummi Rita Indah
Memondokkan anak di pesantren adalah salah satu upaya mulia untuk membentuk generasi yang berakhlak dan berilmu. Namun, tidak semua proses berjalan mulus. Banyak orang tua mengalami kegagalan dalam memondokkan anak mereka karena berbagai alasan.
Seulawah - Sabtu, 21 September 2024, dalam rangka memperkuat kohesi sosial antara institusi pendidikan dan masyarakat, Siswa Pendidikan dan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II T.A 2024 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah melaksanakan kohesi sosial ke Dayah Al Athiyah Seulawah. Kegiatan ini berlangsung sebagai salah satu bentuk pelatihan inklusif untuk membangun jiwa sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan berbasis agama.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, kegiatan Tasmi' Juz 5 oleh Ananda Fitrah Hafizh, siswa SMA Plus Al Athiyah Banda Aceh, telah terlaksana dengan baik. Tasmi' yang dilakukan pada hari ini (Sabtu, 21 September 2024 ) di hadapan para Ustadz dan Santri Putra menjadi bukti dedikasi dan komitmen Ananda Fitrah dalam menghafal Al-Qur'an.
Alhamdulillah, pada kesempatan yang penuh berkah ini, para Santri Putri Dayah Al Athiyah Banda Aceh (SMA) mendapatkan ilmu yang bermanfaat melalui kajian kitab At-Tibyan, yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Salman Syarifuddin, MA. Kegiatan yang berlangsung di Dayah Al Athiyah ini menjadi momen berharga bagi para santri dalam mendalami pemahaman tentang adab dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an.
Banda Aceh - kajian rutin bersama Tgk Zulfikar di Dayah Al Athiyah Banda Aceh terus berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Kajian yang diadakan secara berkala ini menjadi salah satu program unggulan dalam membekali para santri dengan pemahaman agama yang mendalam, terutama dalam hal fikih dan adab, melalui penjelasan kitab-kitab klasik (kitab kuning).
Pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan kepribadian individu, termasuk dalam aspek etika dan moralitas. Generasi Z, yang lahir di era digital dan tumbuh dengan teknologi, menghadapi tantangan moral yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Nilai-nilai etika dan moral yang ditanamkan di sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk membimbing mereka dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.