Seulawah - Sabtu, 21 September 2024, dalam rangka memperkuat kohesi sosial antara institusi pendidikan dan masyarakat, Siswa Pendidikan dan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II T.A 2024 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah melaksanakan kohesi sosial ke Dayah Al Athiyah Seulawah. Kegiatan ini berlangsung sebagai salah satu bentuk pelatihan inklusif untuk membangun jiwa sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan berbasis agama.
Pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan kepribadian individu, termasuk dalam aspek etika dan moralitas. Generasi Z, yang lahir di era digital dan tumbuh dengan teknologi, menghadapi tantangan moral yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Nilai-nilai etika dan moral yang ditanamkan di sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk membimbing mereka dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Banda Aceh - kajian rutin bersama Tgk Zulfikar di Dayah Al Athiyah Banda Aceh terus berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Kajian yang diadakan secara berkala ini menjadi salah satu program unggulan dalam membekali para santri dengan pemahaman agama yang mendalam, terutama dalam hal fikih dan adab, melalui penjelasan kitab-kitab klasik (kitab kuning).
Dalam upaya mendukung pendidikan santri penghafal Al-Qur'an di Dayah Al Athiyah, kami mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Program Orang Tua Asuh Penghafal Al Qur'an. Melalui program ini, Anda memiliki kesempatan untuk berperan aktif dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.
Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu tradisi yang sangat kental di Aceh. Perayaan ini dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Islam. Tradisi Maulid di Aceh tidak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga ajang silaturahmi, kebersamaan, dan pembelajaran agama yang mendalam bagi masyarakat.
Di Dayah Al Athiyah Seulawah, pendidikan akhlak menjadi salah satu pilar utama dalam membentuk karakter santri, para santri mengikuti pembelajaran kitab akhlak yang dipandu oleh Ustadzah Zainul Ushra. Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk menambah wawasan agama, namun juga mengarahkan santri agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, baik dalam berinteraksi dengan sesama maupun dalam kehidupan sehari-hari.